Menurut Solso & MacLin
(2002), penelitian eksperimen adalah suatu penelitian yang di dalamnya
ditemukan minimal satu variabel yang dimanipulasi untuk mempelajari
hubungan sebab-akibat. Oleh karena itu, penelitian eksperimen erat kaitanya
dalam menguji suatu hipotesis dalam rangka mencari pengaruh, hubungan, maupun
perbedaan perubahan terhadap kelompok yang dikenakan perlakuan.
Danim (2002) menyebutkan beberapa
karakteristik penelitian eksperimen, yaitu :
- Variabel-veniabel penelitian dan kondisi eksperimen diatur secara tertib ketat (rigorous management), baik dengan menetapkan kontrol, memanipulasi langsung, maupun random (acak).
- Adanya kelompok kontrol sebagai data dasar (base line) untuk dibandingkan dengan kelompok eksperimen.
- Penelitian ini memusatkan diri pada pengontrolan variansi, untuk memaksimalkan variansi variabel yang berkaitan dengan hipotesis penelitian, meminimalkan variansi variabel pengganggu yang mungkin mempengaruhi hasil eksperimen, tetapi tidak menjadi tujuan penelitian. Di samping itu, penelitian ini meminimalkan variansi kekeliruan, termasuk kekeliruan pengukuran. Untuk itu, sebaiknya pemilihan dan penentuan subjek, serta penempatan subjek dalarn kelompok-kelompok dilakukan secara acak.
- Validitas internal (internal validity) mutlak diperlukan pada rancangan penelitian eksperimen, untuk mengetahui apakah manipulasi eksperimen yang dilakukan pada saat studi ini memang benar-benar menimbulkan perbedaan.
- Validitas eksternalnya (external validity) berkaitan dengan bagaimana kerepresentatifan penemuan penelitian dan berkaitan pula dengan menggeneralisasikan pada kondisi yang sama.
- Semua variabel penting diusahakan konstan, kecuali variabel perlakuan yang secara sengaja dimanipulasikan atau dibiarkan bervariasi.
- Tujuan : Untuk mengetahui tingkat pencapaian siswa kelas XI SMA Negeri 11 Bandung Tahun Ajaran 2008 / 2009 dalam penguasaan kosakata bahasa Arab. Apakah metode drill efektif dalam pembelajaran penguasaan kosakata bahasa Arab dan adakah perbedaan antara kelompok eksperimen (kelompok yang diberikan metode drill) dan kelompok kontrol (kelompok yang tidak diberikan metode drill) dalam penguasaan kosakata bahasa Arab.
- Variabel bebas : penggunaan metode drill, yaitu pembelajaran kosakata bahasa Arab dengan menggunakan metode drill..
- Variabel terikat : hasil belajar siswa, yaitu penguasaan kosakata bahasa Arab.
- Sampel : siswa kelas XI SMA Negeri 11 Bandung Tahun Ajaran 2008 / 2009
Sumber :


0 komentar:
Posting Komentar
Add Comment